<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku Biji &#13;
Kopi untuk Meningkatkan Efisiensi dengan Metode Economic Order Quantity (EOQ): Studi &#13;
Kasus pada Miru Coffee</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Fauzan Noor</mods:namePart><mods:namePart type="family">Hamdi</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Eka</mods:namePart><mods:namePart type="family">Patra</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Dion Achmad</mods:namePart><mods:namePart type="family">Armadi</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>FAUZAN NOOR HAMDI 021122017. Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku Biji &#13;
Kopi untuk Meningkatkan Efisiensi dengan Metode Economic Order Quantity (EOQ): Studi &#13;
Kasus pada Miru Coffee. Di bawah bimbingan: EKA PATRA dan DION ACHMAD ARMADI &#13;
2026.&#13;
Pengendalian persediaan bahan baku merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga &#13;
kelancaran operasional perusahaan, khususnya pada usaha di bidang makanan dan minuman &#13;
seperti coffee shop. Permasalahan yang terjadi di Miru Coffee adalah pengendalian persediaan &#13;
biji kopi yang masih dilakukan berdasarkan perkiraan, sehingga sering terjadi kelebihan &#13;
maupun kekurangan stok yang berdampak pada meningkatnya biaya persediaan. Oleh karena &#13;
itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengendalian persediaan bahan baku biji kopi &#13;
serta menentukan jumlah pemesanan yang optimal menggunakan metode Economic Order &#13;
Quantity (EOQ).&#13;
Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan &#13;
studi kasus pada Miru Coffee. Data yang digunakan meliputi data permintaan, biaya &#13;
pemesanan, dan biaya penyimpanan. Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan &#13;
metode Economic Order Quantity (EOQ), perhitungan safety stock, serta reorder point (ROP)&#13;
untuk menentukan jumlah pemesanan optimal dan waktu pemesanan kembali yang tepat.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Economic Order Quantity (EOQ)&#13;
menghasilkan jumlah pemesanan biji kopi yang optimal sebesar 26,22 kg dalam setiap kali &#13;
pemesanan dengan frekuensi sebanyak 8 kali dalam satu periode. Total biaya persediaan &#13;
berdasarkan kebijakan Miru Coffee sebesar Rp3.090.547, sedangkan dengan metode EOQ &#13;
sebesar Rp317.057,11, sehingga diperoleh penghematan biaya sebesar Rp2.773.489.&#13;
Kata kunci: Pengendalian Persediaan, Economic Order Quantity (EOQ), Safety Stock, Reorder &#13;
Point (ROP), Total Inventory Cost (TIC)</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">Manajemen operasi</mods:classification><mods:classification authority="lcc">Manajemen</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-04-24</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Pakuan;Program Studi Manajemen</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>