<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Analisis Kinerja Pegawai Negeri Sipil di Pengadilan &#13;
Negeri Bogor Kelas 1A.</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Siti</mods:namePart><mods:namePart type="family">Avipah</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Herman</mods:namePart><mods:namePart type="family">Herman</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Erik Irawan</mods:namePart><mods:namePart type="family">Suganda</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>SITI AVIPAH. 021122243. Analisis Kinerja Pegawai Negeri Sipil di Pengadilan &#13;
Negeri Bogor Kelas 1A. Di bawah bimbingan: Dr. Herman, SE., MM., CPHCM&#13;
dan Dr. H. Erik Irawan Suganda, MA&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja Pegawai Negeri Sipil &#13;
(PNS) pada Pengadilan Negeri Kota Bogor Kelas IA berdasarkan indikator kualitas, &#13;
kuantitas, waktu, dan biaya, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang &#13;
menyebabkan belum optimalnya kinerja pegawai. Metode penelitian yang &#13;
digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Pengumpulan &#13;
data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada pegawai yang menjadi &#13;
responden penelitian. Data dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif &#13;
persentase.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja Pegawai Negeri Sipil pada &#13;
Pengadilan Negeri Kota Bogor Kelas IA berada dalam kategori baik. Pada indikator &#13;
kualitas, nilai tertinggi diperoleh pada aspek kemampuan menyelesaikan tambahan &#13;
pekerjaan tanpa mengurangi jumlah hasil kerja sebesar 84%, yang menunjukkan &#13;
kemampuan pegawai dalam menangani beban kerja tambahan secara efektif. Pada &#13;
indikator kuantitas, nilai tertinggi sebesar 81% diperoleh pada aspek pekerjaan yang &#13;
sesuai dengan standar yang ditetapkan instansi. Pada indikator waktu, nilai tertinggi &#13;
sebesar 81% terdapat pada aspek keterlambatan dalam menyelesaikan tugas, yang &#13;
menunjukkan kemampuan pegawai dalam meminimalkan keterlambatan pekerjaan. &#13;
Sementara itu, pada indikator biaya, nilai tertinggi sebesar 79% diperoleh pada &#13;
aspek penggunaan biaya yang efisien dan penghematan biaya dalam pelaksanaan &#13;
tugas. Meskipun demikian, masih terdapat beberapa faktor yang menyebabkan &#13;
kinerja belum optimal, yaitu kendala dalam manajemen waktu, efisiensi &#13;
penggunaan biaya dan sumber daya yang belum maksimal, perbedaan tingkat &#13;
kemampuan pegawai, serta beban kerja yang memengaruhi efektivitas dan &#13;
produktivitas kerja. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan melalui &#13;
pelatihan, pengawasan, dan pengelolaan sumber daya yang lebih optimal guna &#13;
meningkatkan kinerja pegawai secara menyeluruh.&#13;
Kata Kunci: Kinerja Pegawai, Pegawai Negeri Sipil, Kualitas, Kuantitas, Waktu, &#13;
Biaya</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">Manajemen sumber daya manusia</mods:classification><mods:classification authority="lcc">Manajemen</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-05-21</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Pakuan;Program Studi Manajemen</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>