<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>PELATIHAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN MELALUI MOTIVASI &#13;
KERJA PADA KARYAWAN BAGIAN PRODUKSI PT INDOLAKTO FACTORY ICE &#13;
CREAM</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Iqbal</mods:namePart><mods:namePart type="family">Maulana</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Nancy</mods:namePart><mods:namePart type="family">Yusnita</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Dewi</mods:namePart><mods:namePart type="family">Atika</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>IQBAL MAULANA&#13;
021122028&#13;
PELATIHAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN MELALUI MOTIVASI &#13;
KERJA PADA KARYAWAN BAGIAN PRODUKSI PT INDOLAKTO FACTORY ICE &#13;
CREAM&#13;
Ketua Komisi Pembimbing: Dr. Nancy Yusnita, S.E., M.M.&#13;
Anggota Komisi Pembimbing: Dewi Atika, S.E., M.Si.&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pelatihan kerja terhadap kinerja &#13;
karyawan melalui motivasi kerja pada karyawan bagian produksi PT Indolakto Factory Ice &#13;
Cream. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan verifikatif. &#13;
Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan bagian produksi PT Indolakto Factory Ice &#13;
Cream sebanyak 76 responden. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran &#13;
kuesioner. Metode analisis data yang digunakan adalah Partial Least Square (PLS) dengan &#13;
bantuan software SmartPLS.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara deskriptif variabel pelatihan kerja &#13;
memperoleh nilai rata-rata sebesar 79%, motivasi kerja sebesar 83%, dan kinerja karyawan &#13;
sebesar 83% yang seluruhnya termasuk dalam kategori tinggi. Hasil pengujian hipotesis &#13;
menunjukkan bahwa pelatihan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja &#13;
dengan nilai koefisien sebesar 0,408 dan nilai p-value 0,000 &lt; 0,05. Sementara itu, motivasi kerja &#13;
terhadap kinerja karyawan menunjukkan pengaruh positif namun tidak signifikan dengan nilai p�value 0,235 &gt; 0,05. Pelatihan kerja terhadap kinerja karyawan juga menunjukkan pengaruh yang &#13;
tidak signifikan dengan nilai p-value 0,926 &gt; 0,05. Selain itu, motivasi kerja belum mampu &#13;
memediasi pengaruh pelatihan kerja terhadap kinerja karyawan secara signifikan. Nilai R-square &#13;
menunjukkan bahwa pelatihan kerja mampu menjelaskan motivasi kerja sebesar 16,7%, &#13;
sedangkan motivasi kerja hanya mampu menjelaskan kinerja karyawan sebesar 2,9%.&#13;
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pelatihan kerja mampu &#13;
meningkatkan motivasi kerja karyawan, namun belum mampu memberikan pengaruh langsung &#13;
yang signifikan terhadap kinerja karyawan. Oleh karena itu, perusahaan perlu meningkatkan &#13;
kualitas materi pelatihan serta memperhatikan faktor lain seperti sistem penghargaan, lingkungan &#13;
kerja, dan kebijakan perusahaan guna meningkatkan kinerja karyawan secara optimal. &#13;
Kata Kunci: Pelatihan Kerja, Motivasi Kerja, Kinerja Karyawan, Partial Least Square (PLS)</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">Manajemen sumber daya manusia</mods:classification><mods:classification authority="lcc">Manajemen</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-05-12</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Pakuan;Program Studi Manajemen</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>