%D 2026 %A Iqbal Maulana %A Nancy Yusnita %A Dewi Atika %L eprintsunpak11055 %X IQBAL MAULANA 021122028 PELATIHAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN MELALUI MOTIVASI KERJA PADA KARYAWAN BAGIAN PRODUKSI PT INDOLAKTO FACTORY ICE CREAM Ketua Komisi Pembimbing: Dr. Nancy Yusnita, S.E., M.M. Anggota Komisi Pembimbing: Dewi Atika, S.E., M.Si. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pelatihan kerja terhadap kinerja karyawan melalui motivasi kerja pada karyawan bagian produksi PT Indolakto Factory Ice Cream. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan verifikatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan bagian produksi PT Indolakto Factory Ice Cream sebanyak 76 responden. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner. Metode analisis data yang digunakan adalah Partial Least Square (PLS) dengan bantuan software SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara deskriptif variabel pelatihan kerja memperoleh nilai rata-rata sebesar 79%, motivasi kerja sebesar 83%, dan kinerja karyawan sebesar 83% yang seluruhnya termasuk dalam kategori tinggi. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa pelatihan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja dengan nilai koefisien sebesar 0,408 dan nilai p-value 0,000 < 0,05. Sementara itu, motivasi kerja terhadap kinerja karyawan menunjukkan pengaruh positif namun tidak signifikan dengan nilai p�value 0,235 > 0,05. Pelatihan kerja terhadap kinerja karyawan juga menunjukkan pengaruh yang tidak signifikan dengan nilai p-value 0,926 > 0,05. Selain itu, motivasi kerja belum mampu memediasi pengaruh pelatihan kerja terhadap kinerja karyawan secara signifikan. Nilai R-square menunjukkan bahwa pelatihan kerja mampu menjelaskan motivasi kerja sebesar 16,7%, sedangkan motivasi kerja hanya mampu menjelaskan kinerja karyawan sebesar 2,9%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pelatihan kerja mampu meningkatkan motivasi kerja karyawan, namun belum mampu memberikan pengaruh langsung yang signifikan terhadap kinerja karyawan. Oleh karena itu, perusahaan perlu meningkatkan kualitas materi pelatihan serta memperhatikan faktor lain seperti sistem penghargaan, lingkungan kerja, dan kebijakan perusahaan guna meningkatkan kinerja karyawan secara optimal. Kata Kunci: Pelatihan Kerja, Motivasi Kerja, Kinerja Karyawan, Partial Least Square (PLS) %I Universitas Pakuan %T PELATIHAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN MELALUI MOTIVASI KERJA PADA KARYAWAN BAGIAN PRODUKSI PT INDOLAKTO FACTORY ICE CREAM