<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Strategi Pengembangan Usaha Ikan Koi Pada Hills &#13;
Farm Fish Kota Bogor</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Moh. Fajar</mods:namePart><mods:namePart type="family">Gultom</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Sri</mods:namePart><mods:namePart type="family">Hartini</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Aditya Prima</mods:namePart><mods:namePart type="family">Yudha</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>MOH. FAJAR GULTOM. 021119135. Strategi Pengembangan Usaha Ikan Koi Pada Hills &#13;
Farm Fish Kota Bogor. Konsentrasi Manajemen Pemasaran, di bawah bimbingan: SRI &#13;
HARTINI dan ADITYA PRIMA YUDHA 2025.&#13;
Komoditas ikan koi menjadi salah satu andalan Indonesia dalam menopang perekonomian &#13;
masyarakat. Data mencatat dalam beberapa tahun terakhir produksi ikan koi nasional terus &#13;
mengalami peningkatan dari 1,19 milyar ekor pada tahun 2017 menjadi 1,22 miliar ekor di &#13;
tahun 2018 hingga tumbuh menjadi 1,28 milyar ekor dengan nilai mencapai Rp. 19.81 milyar &#13;
pada tahun 2019. Direktur Jenderal Perikanan Budidaya, Slamet Soebjakto menyatakan bahwa &#13;
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus mendorong sektor usaha produktif seperti &#13;
budidaya ikan koi karena telah terbukti dapat meningkatkan kesejahteraan pembudidaya. &#13;
(sumber : Satu Data KKP diolah).&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan usaha ikan koi pada Hills &#13;
Farm Fish Kota Bogor. Jenis Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian &#13;
kualitatif dengan metode penelitian deskriptif eksploratif. Metode penarikan sampel dilakukan &#13;
dengan cara teknik non-probability sampling dengan purposive sampling. Dan teknik &#13;
pengumpulan data dengan cara melakukan wawancara, observasi, serta studi pustaka. Metode &#13;
pengolahan data yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan business model canvas &#13;
(BMC).&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa elemen yang mengalami penyesuaian &#13;
setelah dibuat formulasi strategi baru. Elemen tersebut meliputi Value Proposition, Customer &#13;
Relationship, key activities, channel dan revenue stream. Formulasi strategi baru berdasarkan &#13;
analisis model bisnis canvas bertujuan untuk melengkapi strategi yang sudah ada saat ini dan &#13;
sudah diterapkan di Hills Farm Fish. Strategi baru pada elemen Value Proposition yaitu &#13;
menambahkan beragam varietas ikan koi, memberikan layanan dengan ketersediaan yang &#13;
konsisten dan memberikan pengalaman pembelian yang personal dan menyenangkan, &#13;
Customer Relationship yaitu melakukan personalisasi pengalaman pelanggan dan &#13;
memberikan pelayanan pasca jual, channels, menggunakan saluran online dan menggunakan &#13;
media sosial dan membuat konten digital, key resources yaitu menambahkan fasilitas untuk &#13;
usaha budidaya dan menyediakan layanan pelanggan dan revenue stream yaitu penjualan &#13;
pakan, penjualan suplemen dan menyediakan penjualan produk tambahan yang sesuai dengan &#13;
kebutuhan ikan koi.&#13;
Kata Kunci : Strategi Pengembangan, Bisnis Model Canvas</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">Manajemen pemasaran</mods:classification><mods:classification authority="lcc">Manajemen</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2025-02-04</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Pakuan;Program Studi Manajemen</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>