%0 Thesis %9 Skripsi %A Febrianti, Siti Sovia %A Sunarta, Ketut %A Budianti, Wiwik %A Universitas Pakuan, %A Fakultas Ekonomi dan Bisnis, %A Program Studi Akuntansi, %B Program Studi Akuntansi %D 2025 %F eprintsunpak:11110 %I Universitas Pakuan %P 94 %T Pengaruh Transfer Pricing dan Capital Intensity terhadap Penghindaran Pajak (Tax Avoidance) pada Perusahaan Sektor Barang Konsumen Primer yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2019–2023 %U http://eprints.unpak.ac.id/11110/ %X SITI SOVIA FEBRIANTI. 022121010. Pengaruh Transfer Pricing dan Capital Intensity terhadap Penghindaran Pajak (Tax Avoidance) pada Perusahaan Sektor Barang Konsumen Primer yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2019–2023. Di bawah bimbingan: KETUT SUNARTA dan WIWIK BUDIANTI. 2025. Penghindaran pajak merupakan strategi perusahaan untuk meminimalkan beban pajak tanpa melanggar ketentuan yang berlaku. Praktik ini kerap dilakukan dengan memanfaatkan celah peraturan perpajakan, namun dapat menimbulkan risiko terhadap keberlanjutan perusahaan. Faktor yang diduga berpengaruh terhadap penghindaran pajak antara lain transfer pricing dan capital intensity. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh transfer pricing dan capital intensity terhadap penghindaran pajak pada perusahaan sektor barang konsumen primer yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019–2023. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik explanatory survey. Data diperoleh melalui purposive sampling terhadap perusahaan yang konsisten menerbitkan laporan keuangan selama periode penelitian. Analisis data dilakukan dengan regresi linier berganda menggunakan uji asumsi klasik, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1). secara parsial transfer pricing berpengaruh signifikan negatif terhadap penghindaran pajak, (2). capital intensity tidak berpengaruh signifikan. (3). Secara simultan, kedua variabel independen berpengaruh terhadap tax avoidance pada perusahaan sektor barang konsumen primer. Temuan ini menegaskan pentingnya pengawasan praktik transfer pricing dan pengelolaan capital intensity yang lebih transparan. Kata kunci: Transfer Pricing, Capital Intensity, Tax Avoidance, Sektor Barang Konsumen Primer