<mets:mets OBJID="eprint_11121" LABEL="Eprints Item" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/METS/ http://www.loc.gov/standards/mets/mets.xsd http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mets="http://www.loc.gov/METS/" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mets:metsHdr CREATEDATE="2026-08-24T18:44:39Z"><mets:agent ROLE="CUSTODIAN" TYPE="ORGANIZATION"><mets:name>Repository Universitas Pakuan</mets:name></mets:agent></mets:metsHdr><mets:dmdSec ID="DMD_eprint_11121_mods"><mets:mdWrap MDTYPE="MODS"><mets:xmlData><mods:titleInfo><mods:title>Penegakan Hukum Terhadap Keberadaan Geng Motor Anak Di Kota Jambi Dan Implikasinya Dalam Perspektif Hambatan Serta Penanggulangan</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Sylvia</mods:namePart><mods:namePart type="family">Nabila</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Iwan</mods:namePart><mods:namePart type="family">Darmawan</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Herli</mods:namePart><mods:namePart type="family">Antoni</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Keberadaan geng motor anak di Kota Jambi telah mengalami pergeseran paradigma menjadi kelompok kriminal jalanan yang menggunakan kekerasan ekstrem. Fenomena ini memicu dilema penegakan hukum antara perlindungan anak berdasarkan keadilan restoratif (restorative justice) dengan tuntutan kepastian hukum serta efek jera bagi pelaku kejahatan jalanan. Identifikasi masalah dalam penulisan hukum ini adalah (1) Bagaimana penegakan hukum terhadap keberadaan geng motor anak di kota Jambi; (2) Bagaimana hambatan dalam penegakan hukum terhadap keberadaan geng motor anak di kota Jambi; (3) Bagaimana strategi penanggulangan terhadap geng motor anak di kota Jambi. Jenis penelitian ini berupa penelitian hukum normatif yang didukung dengan data empiris, penelitian ini bersifat deskriptif analisis, pengumpulan data dilakukan dengan penelitian studi kepustakaan (library research) untuk data sekunder dan penelitian lapangan (field research) melalui wawancara mendalam untuk data primer, dan data yang diperoleh dari hasil penelitian diolah menggunakan metode kualitatif. Hasil penelitian dan kesimpulan menunjukkan bahwa Pertama, penegakan hukum dijalankan secara selektif, perkara ringan diupayakan diversi, sedangkan perkara kekerasan berat menggunakan senjata tajam tetap diproses litigasi formal menggunakan dakwaan akumulatif Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 demi menjaga ketertiban umum. Kedua, hambatan penegakan hukum terletak pada kurangnya kontrol orang tua, resistensi keluarga korban terhadap diversi serta keterbatasan fasilitas pengawasan siber dan elektronik CCTV dan LPJU di jalur rawan menjadi kendala utama. Ketiga, penanggulangan oleh Polresta Jambi dan Pemkot Jambi melalui Trias Politika Keamanan dan pemberlakuan regulasi jam malam anak terbukti efektif menurunkan angka kasus secara signifikan pada tahun 2026. Berdasarkan kesimpulan tersebut, penulis memberikan saran yaitu merevisi Undang-Undang Sistem Peradilan Pidana Anak mengenai batasan diversi serta meninjau ulang batasan usia pertanggungjawaban pidana anak agar lebih akomodatif, meningkatkan konsistensi penegakan sanksi, memperkuat unit patroli siber dan memperketat pengawasan internal keluarga terhadap aktivitas malam anak serta berpartisipasi aktif menghidupkan kembali Siskamling di tingkat RT.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">Geng Motor</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Pakuan;KODEPRODI74201#ILMU HUKUM</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mets:xmlData></mets:mdWrap></mets:dmdSec><mets:amdSec ID="TMD_eprint_11121"><mets:rightsMD ID="rights_eprint_11121_mods"><mets:mdWrap MDTYPE="MODS"><mets:xmlData><mods:useAndReproduction>
<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"><strong>For work being deposited by its own author:</strong> 
In self-archiving this collection of files and associated bibliographic 
metadata, I grant Repository Universitas Pakuan the right to store 
them and to make them permanently available publicly for free on-line. 
I declare that this material is my own intellectual property and I 
understand that Repository Universitas Pakuan does not assume any 
responsibility if there is any breach of copyright in distributing these 
files or metadata. (All authors are urged to prominently assert their 
copyright on the title page of their work.)</p>

<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"><strong>For work being deposited by someone other than its 
author:</strong> I hereby declare that the collection of files and 
associated bibliographic metadata that I am archiving at 
Repository Universitas Pakuan) is in the public domain. If this is 
not the case, I accept full responsibility for any breach of copyright 
that distributing these files or metadata may entail.</p>

<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml">Clicking on the deposit button indicates your agreement to these 
terms.</p>
    </mods:useAndReproduction></mets:xmlData></mets:mdWrap></mets:rightsMD></mets:amdSec><mets:fileSec></mets:fileSec><mets:structMap><mets:div DMDID="DMD_eprint_11121_mods" ADMID="TMD_eprint_11121"></mets:div></mets:structMap></mets:mets>