<mets:mets OBJID="eprint_11139" LABEL="Eprints Item" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/METS/ http://www.loc.gov/standards/mets/mets.xsd http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mets="http://www.loc.gov/METS/" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mets:metsHdr CREATEDATE="2026-08-10T06:38:52Z"><mets:agent ROLE="CUSTODIAN" TYPE="ORGANIZATION"><mets:name>Repository Universitas Pakuan</mets:name></mets:agent></mets:metsHdr><mets:dmdSec ID="DMD_eprint_11139_mods"><mets:mdWrap MDTYPE="MODS"><mets:xmlData><mods:titleInfo><mods:title>Tinjauan Yuridis Terhadap Pertanggungjawaban Pidana Pelaku Incest Terhadap Anak (Studi Kasus Putusan Perkara Nomor 124/Pid.Sus/2024/PN CBI)</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Ester</mods:namePart><mods:namePart type="family">Stevany Putri Sinlae</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Lilik</mods:namePart><mods:namePart type="family">Prihatini</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Tuti</mods:namePart><mods:namePart type="family">Susilawati K.</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Tindak pidana incest terhadap anak merupakan bentuk kekerasan seksual dalam lingkup keluarga yang berdampak serius terhadap kondisi fisik, psikis, dan sosial korban. Fenomena ini kerap terjadi secara tersembunyi karena berlangsung di ruang privat serta melibatkan pelaku yang memiliki hubungan dekat dengan korban, sehingga menyulitkan proses pengungkapan dan pembuktian. Selain itu, posisi anak yang rentan dan ketergantungan terhadap pelaku seringkali menyebabkan korban enggan melapor, yang pada akhirnya memperpanjang penderitaan dan menghambat penegakan hukum. Oleh karena itu, penanganan yang komprehensif dan berorientasi pada perlindungan korban menjadi sangat penting dalam sistem hukum di Indonesia. Identifikasi masalah dalam penelitian ini yaitu: 1. Bagaimana pengaturan dan pertanggungjawaban pidana pelaku tindak pidana incest terhadap anak di Indonesia; 2. Bagaimana pertimbangan Hakim berkaitan dengan penerapan dakwaan kombinasi dalam memutusakan perkara Nomor: 124/Pid.Sus/2024/PN Cbi; 3. Apa saja kendala- kendala dalam memutuskan perkara tindak pidana incest terhadap anak di Indonesia dan bagaimana penanggulangannya. Penelitian ini merupakan penelitian hukum yuridis normatif yang didukung oleh penelitian empiris yang bersifat deskriptif analitis dengan melakukan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus, Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Teknik kepustakaan dan teknik lapangan, yang kemudian datanya di olah secara kualitatif. Penanganan tindak pidana incest terhadap anak di Indonesia didasarkan pada UU Perlindungan Anak, dengan pertimbangan Hakim yang menitikberatkan pada alat bukti dan hubungan sedarah sebagai faktor pemberat, sebagaimana terlihat dalam putusan yang menjatuhkan pidana 19 tahun penjara. Namun, penegakan hukum tersebut dinilai belum optimal karena belum sepenuhnya mengakomodasi hak restitusi bagi korban. Kendala utama terletak pada kesulitan pembuktian di ruang privat dan belum maksimalnya mekanisme pemulihan hak korban. Untuk itu, diperlukan penguatan regulasi yang berorientasi pada korban serta peran aktif keluarga dan aparat penegak hukum untuk memastikan perlindungan yang lebih komprehensif, termasuk pemenuhan hak restitusi dan upaya pencegahan melalui edukasi. Aspek pengaturan hukum, penguatan dukungan psikososial pada tingkat masyarakat juga memiliki peranan yang sangat penting. Adanya kerja sama antara kebijakan pemerintah dan kesadaran masyarakat diharapkan dapat memutus mata rantai kekerasan, sehingga penegakan hukum tidak hanya berfokus pada pemberian sanksi, tetapi juga pada upaya pemulihan korban secara berkelanjutan guna mengatasi akar permasalahan yang terjadi.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">Anak</mods:classification><mods:classification authority="lcc">Incest/Inses</mods:classification><mods:classification authority="lcc">Pernikahan/Perkawinan</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Pakuan;KODEPRODI74201#ILMU HUKUM</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mets:xmlData></mets:mdWrap></mets:dmdSec><mets:amdSec ID="TMD_eprint_11139"><mets:rightsMD ID="rights_eprint_11139_mods"><mets:mdWrap MDTYPE="MODS"><mets:xmlData><mods:useAndReproduction>
<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"><strong>For work being deposited by its own author:</strong> 
In self-archiving this collection of files and associated bibliographic 
metadata, I grant Repository Universitas Pakuan the right to store 
them and to make them permanently available publicly for free on-line. 
I declare that this material is my own intellectual property and I 
understand that Repository Universitas Pakuan does not assume any 
responsibility if there is any breach of copyright in distributing these 
files or metadata. (All authors are urged to prominently assert their 
copyright on the title page of their work.)</p>

<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"><strong>For work being deposited by someone other than its 
author:</strong> I hereby declare that the collection of files and 
associated bibliographic metadata that I am archiving at 
Repository Universitas Pakuan) is in the public domain. If this is 
not the case, I accept full responsibility for any breach of copyright 
that distributing these files or metadata may entail.</p>

<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml">Clicking on the deposit button indicates your agreement to these 
terms.</p>
    </mods:useAndReproduction></mets:xmlData></mets:mdWrap></mets:rightsMD></mets:amdSec><mets:fileSec></mets:fileSec><mets:structMap><mets:div DMDID="DMD_eprint_11139_mods" ADMID="TMD_eprint_11139"></mets:div></mets:structMap></mets:mets>