<> "The repository administrator has not yet configured an RDF license."^^ . <> . . . "REPRESENTASI TUBUH MONSTER PEREMPUAN DALAM \r\nFILM THE SUBSTANCE (2024) KARYA CORALIE FARGEAT"^^ . "Ahmad Rizqi Putra Prana. 041122060. 2026. Representasi Tubuh Monster \r\nPerempuan dalam Film The Substance (2024) oleh Coralie Fargeat. Fakultas \r\nIlmu Sosial dan Ilmu Budaya, Program Studi Sastra Inggris, Universitas Pakuan \r\nBogor. Di bawah bimbingan: Dyah Kristowati dan Jordy Satria Widodo. \r\nPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis bagaimana \r\ntubuh monster perempuan direpresentasikan dalam film The Substance (2024) \r\nkarya Coralie Fargeat. Latar belakang penelitian ini berasal dari fenomena \r\ngendered ageism dan objektifikasi seksual dalam industri hiburan yang secara \r\nsistematis memarginalkan eksistensi tubuh perempuan paruh baya. Penelitian ini \r\nmenggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data \r\nberbasis studi pustaka guna menganalisis elemen tekstual naratif dan \r\nsinematografis film. Teknik analisis dalam penelitian ini mengacu pada teori \r\nabjeksi (abjection) Julia Kristeva sebagai kerangka teoretis utama, serta didukung \r\noleh teori monstrous-feminine dari Barbara Creed. Hasil penelitian ini \r\nmenunjukkan bahwa tubuh perempuan yang menua dikonstruksikan sebagai ruang \r\nabjek yang dieksklusi oleh tatanan simbolik patriarki phalosentris karena \r\ndianggap mengancam batas-batas estetika industri. Penolakan ini memicu \r\nfragmentasi identitas yang berujung pada kehancuran batas tubuh yang fatal \r\nakibat internalisasi standar kecantikan. Sementara itu, monsteritas yang mewujud \r\ndalam entitas hibrida Monstro-ElisaSue berhasil menumbangkan tatapan laki-laki \r\n(male gaze) dengan memamerkan tubuh grotesque di ruang publik sebagai bentuk \r\nsubversi politik. Kesimpulannya, menjadi monster merupakan satu-satunya agensi \r\nradikal yang tersisa bagi perempuan untuk membongkar kemunafikan tatanan \r\npatriarki, meskipun tindakan resistensi tersebut pada akhirnya harus dibayar \r\ndengan kehancuran eksistensial dan eliminasi biologis total oleh sistem. \r\nkata kunci: abjeksi, male gaze, monstrous-feminine, patriarki, representasi tubuh"^^ . "2026-07-26" . . . "Fak"^^ . . . "Prodi Sastra Inggris, Fak"^^ . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . "Agnes"^^ . "Setyowati"^^ . "Agnes Setyowati"^^ . . "Ahmad Rizqi Putra"^^ . "Prana"^^ . "Ahmad Rizqi Putra Prana"^^ . . "Yuyus"^^ . "Rustandi"^^ . "Yuyus Rustandi"^^ . . "Dyah"^^ . "Setyowati"^^ . "Dyah Setyowati"^^ . . "Jordy Satria"^^ . "Widodo"^^ . "Jordy Satria Widodo"^^ . . "Universitas Pakuan"^^ . . . "Fakultas Ilmu Komunikasi dan Ilmu Budaya"^^ . . . "Prodi Sastra Inggris"^^ . . . . . . . "REPRESENTASI TUBUH MONSTER PEREMPUAN DALAM \r\nFILM THE SUBSTANCE (2024) KARYA CORALIE FARGEAT (Text)"^^ . . . "Ahmad Rizqi Putra Prana_041122060 - Ahmad Rizqi Putra Prana_.pdf"^^ . . "HTML Summary of #11189 \n\nREPRESENTASI TUBUH MONSTER PEREMPUAN DALAM \nFILM THE SUBSTANCE (2024) KARYA CORALIE FARGEAT\n\n" . "text/html" . .