<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>OPTIMAASI FORMULA SEDIAAN MIKROENKAPSULASI EKSTRAK DAUN &#13;
AFRIKA (Vernonia amygdalina Del) BERDASARKAN VARIASI KECEPATAN &#13;
PENGADUKAN&#13;
FORMULA OPTIMIZATION OF AFRICAN LEAF (Vernonia amygdalina Del)</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Risca Melia</mods:namePart><mods:namePart type="family">Widyanti</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>OPTIMAASI FORMULA SEDIAAN MIKROENKAPSULASI EKSTRAK DAUN &#13;
AFRIKA (Vernonia amygdalina Del) BERDASARKAN VARIASI KECEPATAN &#13;
PENGADUKAN&#13;
FORMULA OPTIMIZATION OF AFRICAN LEAF (Vernonia amygdalina Del) &#13;
MICROENCAPSULATION BASED STIRRING SPEED VARIATIONS.&#13;
Risca Melia Widyanti1&#13;
, Penulis Kedua2&#13;
, Penulis Ketiga3*, dst..&#13;
1Program Studi Farmasi, Universitas Pakuan, Bogor, Indonesia&#13;
*Corresponding author email: 066122223@student.unpak.ac.id&#13;
Abstrak&#13;
Daun afrika dikenal sangat pahit dan memiliki aktivitas antiinflamasi, antioksidan, &#13;
antidiabetik, serta antihipertensi. Penggunaan konvensional menghasilkan &#13;
bioavailabilitas yang rendah karena zat aktif bersifat polar sulit menembus membran sel &#13;
tubuh yang berlapis lipid. Untuk mengatasinya, dibuatlah sediaan mikroenkapsulasi. &#13;
Mikroenkapsulasi dapat memberikan keunggulan seperti menyembunyikan karakter &#13;
organoleptik yang dapat meningkatkan akseptabilitas pengguna, meningkatkan stabilitas &#13;
bahan aktif serta meningkatkan bioavailabilitas bahan aktif. Penelitian ini bertujuan untuk &#13;
mengevaluasi pengaruh kecepatan pengadukan terhadap mutu sediaan mikroenkapsulasi &#13;
ekstrak daun afrika serta menentukan formula terbaik dengan kecepatan pengadukan &#13;
tertentu. Penelitian ini menggunakan 3 formula dengan masing-masing kecepatan &#13;
pengadukan yang berbeda, yaitu F1 dengan kecepatan pengadukan 5.000 rpm, F2 dengan &#13;
kecepatan pengadukan 10.000 rpm dan F3 dengan kecepatan pengadukan 15.000 rpm.&#13;
Kecepatan pengadukan memberikan pengaruh terhadap mutu fisik sediaan, dengan F1 &#13;
sebagai formula terbaik yang memenuhi seluruh syarat uji. Hasil penelitian menunjukkan &#13;
nilai perolehan kembali 84,35%; kadar air 3,533%; ukuran partikel 721,1 nm; nilai &#13;
polidispersi indeks 0,5502; nilai zeta potensial -39,89 mV; efisiensi penjerapan 87,42%; &#13;
dan uji SEM menunjukkan permukaan halus, rata, berukuran lebih dari 10 µm, dan tanpa &#13;
retakan, yang membuktikan keberhasilan pembentukan matriks pelindung.&#13;
Kata kunci</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">Farmasi</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-07-07</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Pakuan;Fakultas Matematika dan Pengetahuan Alam</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>