%X MIKROENKAPSULASI EKSTRAK DAUN AFRIKA (Vernonia amygdalina Del.) MENGGUNAKAN MALTODEKSTRIN DAN GUM ARAB: KARAKTERISASI FISIKOKIMIA SERTA EFISIENSI PENJERAPAN Ike Rohana Program Studi Farmasi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Pakuan, Bogor *e-mail korespondensi: 066122221@student.unpak.ac.id Article History Received: Accepted: Published: ©Rohana et al. This is an open-access article distributed under the terms of the Creative Commons Attribution License, which permits unrestricted use, distribution, and reproduction in any medium, provided the original author and source are credited. ABSTRAK Daun afrika (Vernonia amygdalina Del.) mengandung senyawa flavonoid seperti kuersetin yang memiliki aktivitas antihipertensi. Namun, kuersetin memiliki kelarutan rendah dalam air serta rentan mengalami degradasi akibat faktor lingkungan sehingga dapat menurunkan efektivitasnya. Mikroenkapsulasi merupakan proses penyalutan bahan inti dengan bahan penyalut untuk membentuk partikel berukuran mikrometer, yang dapat melindungi senyawa aktif, meningkatkan kelarutan, dan memperbaiki karakteristik fisikokimia ekstrak. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan mikroenkapsulasi ekstrak daun afrika menggunakan kombinasi maltodekstrin dan gum arab sebagai bahan penyalut untuk menghasilkan karakteristik fisikokimia yang baik dan efisiensi penjerapan yang tinggi. Mikroenkapsulasi dibuat sebanyak 4 formula dengan variasi rasio maltodekstrin dan gum arab yaitu F1 (1:7), F2 (2:6), F3 (3:5), dan F4 (4:4). Kombinasi bahan penyalut dapat meningkatkan kemampuan emulsifikasi, menghasilkan dinding mikroenkapsulasi yang kuat dan meningkatkan kelarutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh formula memenuhi persyaratan perolehan kembali dan kadar air. Efisiensi penjerapan tertinggi diperoleh pada F1 sebesar 87,43%, dengan ukuran partikel 712,1–1701,33 nm, nilai PDI 0,5138–0,9198, dan nilai zeta potensial terbaik sebesar -39,89 mV. Hasil SEM menunjukkan partikel berbentuk dominan sferis tanpa retakan, sedangkan analisis FTIR dan XRD menunjukkan tidak terbentuk senyawa baru dan seluruh formula memiliki struktur amorf. Berdasarkan seluruh parameter evaluasi, F1 merupakan formula terbaik dengan karakteristik fisikokimia dan efisiensi penjerapan yang paling baik. Kata kunci: Daun Afrika, Mikroenkapsulasi, Maltodekstrin, Gum arab %I Universitas Pakuan %A Ike Rohana %D 2026 %T MIKROENKAPSULASI EKSTRAK DAUN AFRIKA (Vernonia amygdalina Del.) MENGGUNAKAN MALTODEKSTRIN DAN GUM ARAB: KARAKTERISASI FISIKOKIMIA SERTA EFISIENSI PENJERAPAN %L eprintsunpak11218