@phdthesis{eprintsunpak11235, author = {Rifani Gelar Haifadula}, school = {Universitas Pakuan}, year = {2026}, month = {July}, title = {Hubungan Ketepatan Penyesuaian Dosis Antibiotik Fluorokuinolon dengan Clinical Outcome pada Pasien Chronic Kidney Disease (CKD)}, url = {http://eprints.unpak.ac.id/11235/}, abstract = {Hubungan Ketepatan Penyesuaian Dosis Antibiotik Fluorokuinolon dengan Clinical Outcome pada Pasien Chronic Kidney Disease (CKD) Rifani Gelar Haifadila1, Emy Oktaviani1, Dewi Oktavia Gunawan1 1Program Studi Farmasi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Pakuan, Bogor, Indonesia Association between Appropriateness of Fluoroquinolone Antibiotic Dose Adjustment and Clinical Outcomes in Patients with Chronic Kidney Disease Rifani Gelar Haifadila1, Emy Oktaviani1, Dewi Oktavia Gunawan1 1Department of Pharmacy, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Pakuan, Bogor, Indonesia Korespondensi: Rifani Gelar Haifadila Program Studi Farmasi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Pakuan, Bogor, Indonesia Email: [rifanigelarhaifadila@gmail.com]; Telepon: [+6282114611420] Hubungan Ketepatan Penyesuaian Dosis Antibiotik Fluorokuinolon dengan Clinical Outcome pada Pasien Chronic Kidney Disease (CKD) Abstrak Chronic kidney disease (CKD) menyebabkan penurunan eliminasi obat dan meningkatkan risiko infeksi sehingga penyesuaian dosis antibiotik yang diekskresikan ginjal menjadi penting. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi ketepatan penyesuaian dosis antibiotik fluorokuinolon dan hubungannya dengan clinical outcome pada pasien CKD. Penelitian observasional analitik retrospektif dilakukan di RSUD Al-Ihsan Bandung menggunakan data rekam medis pasien rawat inap periode Januari 2021-Desember 2023; pengambilan data dilakukan pada 2024. Sampel meliputi 110 pasien CKD usia {\ensuremath{>}}=15 tahun yang menerima fluorokuinolon. Ketepatan dosis dievaluasi berdasarkan klirens kreatinin Cockcroft-Gault, referensi renal dosing, dan perhitungan Giusti-Hayton. Clinical outcome dinilai dari perbaikan leukosit. Analisis menggunakan Chi-square dan regresi logistik berganda. Sebanyak 58 pasien (52,7\%) menerima dosis tepat dan 52 pasien (47,3\%) belum tepat, seluruh ketidaktepatan berupa overdosis. Levofloksasin merupakan antibiotik terbanyak (96/110; 87,3\%) dan menyumbang seluruh ketidaktepatan dosis. Clinical outcome membaik ditemukan pada 62 pasien (56,4\%). Uji Chi-square menunjukkan tidak terdapat hubungan bermakna antara ketepatan penyesuaian dosis dan clinical outcome (p=0,486). Regresi logistik menunjukkan komorbid berpengaruh signifikan terhadap clinical outcome (p=0,042), sedangkan usia, jenis kelamin, stadium CKD, dan jumlah obat tidak signifikan. Penyesuaian dosis fluorokuinolon tetap perlu dioptimalkan untuk mengurangi risiko toksisitas, sedangkan pengelolaan komorbid menjadi faktor penting dalam memperbaiki outcome pasien CKD. Kata kunci: antibiotik; chronic kidney disease; clinical outcome; fluorokuinolon; penyesuaian dosis} }