<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Hubungan Ketepatan Penyesuaian Dosis Antibiotik Fluorokuinolon dengan&#13;
Clinical Outcome pada Pasien Chronic Kidney Disease (CKD)</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Rifani Gelar</mods:namePart><mods:namePart type="family">Haifadula</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Hubungan Ketepatan Penyesuaian Dosis Antibiotik Fluorokuinolon dengan&#13;
Clinical Outcome pada Pasien Chronic Kidney Disease (CKD)&#13;
Rifani Gelar Haifadila1, Emy Oktaviani1, Dewi Oktavia Gunawan1&#13;
1Program Studi Farmasi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas&#13;
Pakuan, Bogor, Indonesia&#13;
Association between Appropriateness of Fluoroquinolone Antibiotic Dose&#13;
Adjustment and Clinical Outcomes in Patients with Chronic Kidney Disease&#13;
Rifani Gelar Haifadila1, Emy Oktaviani1, Dewi Oktavia Gunawan1&#13;
1Department of Pharmacy, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas&#13;
Pakuan, Bogor, Indonesia&#13;
Korespondensi:&#13;
Rifani Gelar Haifadila&#13;
Program Studi Farmasi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas&#13;
Pakuan, Bogor, Indonesia&#13;
Email: [rifanigelarhaifadila@gmail.com]; Telepon: [+6282114611420]&#13;
Hubungan Ketepatan Penyesuaian Dosis Antibiotik Fluorokuinolon dengan&#13;
Clinical Outcome pada Pasien Chronic Kidney Disease (CKD)&#13;
Abstrak&#13;
Chronic kidney disease (CKD) menyebabkan penurunan eliminasi obat dan&#13;
meningkatkan risiko infeksi sehingga penyesuaian dosis antibiotik yang diekskresikan&#13;
ginjal menjadi penting. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi ketepatan penyesuaian&#13;
dosis antibiotik fluorokuinolon dan hubungannya dengan clinical outcome pada pasien&#13;
CKD. Penelitian observasional analitik retrospektif dilakukan di RSUD Al-Ihsan Bandung&#13;
menggunakan data rekam medis pasien rawat inap periode Januari 2021-Desember&#13;
2023; pengambilan data dilakukan pada 2024. Sampel meliputi 110 pasien CKD&#13;
usia &gt;=15 tahun yang menerima fluorokuinolon. Ketepatan dosis dievaluasi&#13;
berdasarkan klirens kreatinin Cockcroft-Gault, referensi renal dosing, dan perhitungan&#13;
Giusti-Hayton. Clinical outcome dinilai dari perbaikan leukosit. Analisis menggunakan&#13;
Chi-square dan regresi logistik berganda. Sebanyak 58 pasien (52,7%) menerima dosis&#13;
tepat dan 52 pasien (47,3%) belum tepat, seluruh ketidaktepatan berupa overdosis. Levofloksasin merupakan antibiotik terbanyak (96/110; 87,3%) dan menyumbang&#13;
seluruh ketidaktepatan dosis. Clinical outcome membaik ditemukan pada 62 pasien&#13;
(56,4%). Uji Chi-square menunjukkan tidak terdapat hubungan bermakna antara&#13;
ketepatan penyesuaian dosis dan clinical outcome (p=0,486). Regresi logistik&#13;
menunjukkan komorbid berpengaruh signifikan terhadap clinical outcome (p=0,042), sedangkan usia, jenis kelamin, stadium CKD, dan jumlah obat tidak signifikan. Penyesuaian dosis fluorokuinolon tetap perlu dioptimalkan untuk mengurangi risiko&#13;
toksisitas, sedangkan pengelolaan komorbid menjadi faktor penting dalam&#13;
memperbaiki outcome pasien CKD. Kata kunci: antibiotik; chronic kidney disease; clinical outcome; fluorokuinolon;&#13;
penyesuaian dosis</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">Farmasi</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-07-13</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Pakuan;Fakultas Matematika dan Pengetahuan Alam</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>