@phdthesis{eprintsunpak11236, school = {Universitas Pakuan}, year = {2026}, month = {July}, author = {Muhammad Daffa Fadhilla}, title = {SISTEM INFORMASI LABORATORIUM KESEHATAN LINGKUNGAN (LABKESLING) TERINTEGRASI ARTIFICIAL INTELLIGENCE DAN STANDARISASI KAN (KOMITE AKREDITASI NASIONAL)}, abstract = {SISTEM INFORMASI LABORATORIUM KESEHATAN LINGKUNGAN (LABKESLING) TERINTEGRASI ARTIFICIAL INTELLIGENCE DAN STANDARISASI KAN (KOMITE AKREDITASI NASIONAL) Muhammad Daffa Rifqi Fadhilla\_065122151 Program Studi Ilmu Komputer, Fakultas Matematika dan Ilmu PEngetahuan Alam, Universitas Pakuan, Bogor. Abstract Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Laboratorium Kesehatan Daerah Kota Bogor, khususnya unit Laboratorium Kesehatan Masyarakat, masih menggunakan Microsoft Word dan Excel dalam pengelolaan data pemeriksaan sampel. Kondisi tersebut menimbulkan risiko kesalahan input, keterlambatan verifikasi, dan kesulitan dalam pencarian data. Penelitian ini bertujuan mengembangkan Sistem Informasi Laboratorium Kesehatan Lingkungan berbasis web yang terintegrasi dengan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence atau AI) serta mendukung penerapan standar Komite Akreditasi Nasional (KAN). Sistem dikembangkan menggunakan pendekatan User-Centered Design (UCD) yang dipadukan dengan Software Development Life Cycle (SDLC) untuk menyesuaikan fitur dengan kebutuhan pemohon, petugas laboratorium, dan pimpinan. Sistem menyediakan chatbot interaktif untuk informasi layanan, pendaftaran sampel secara daring, pengelolaan data pengujian, verifikasi dan validasi berbasis aturan, serta pembuatan laporan. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi pengelolaan informasi laboratorium, bantuan berbasis AI, dan dukungan standardisasi KAN dalam satu sistem berbasis web yang disesuaikan dengan kebutuhan operasional laboratorium kesehatan daerah. Hasil pengujian struktural, fungsional, dan validasi menunjukkan bahwa modul sistem berjalan sesuai dengan rancangan. Evaluasi menggunakan System Usability Scale (SUS) menghasilkan skor rata-rata 91,8 dari petugas laboratorium dan 80,96 dari pemohon pengujian, yang keduanya termasuk dalam kategori Grade A. Hasil tersebut menunjukkan bahwa sistem memiliki tingkat penerimaan usability yang baik pada kedua kelompok pengguna. Penelitian ini menghasilkan solusi digital untuk mendukung pengelolaan data pemeriksaan yang lebih terstruktur dan proses pelayanan laboratorium yang lebih tertata. Keywords: Sistem Informasi Laboratorium; User-Centered Design; Kecerdasan Buatan; Komite Akreditasi Nasional; System Usability Scale}, url = {http://eprints.unpak.ac.id/11236/} }