eprintid: 11246 rev_number: 9 eprint_status: archive userid: 47 dir: disk0/00/01/12/46 datestamp: 2026-11-05 03:37:36 lastmod: 2026-11-05 03:37:36 status_changed: 2026-11-05 03:37:36 type: thesis metadata_visibility: show creators_name: Riyani, Aika Khumaira creators_name: Kusumaningtias, Intan Tri creators_name: Ono, Dipo Krishyudi creators_name: Aminuddin, Ahsani Taqwim creators_NPM: 044122328 contributors_type: http://www.loc.gov/loc.terms/relators/THS contributors_type: http://www.loc.gov/loc.terms/relators/THS contributors_type: http://www.loc.gov/loc.terms/relators/THS contributors_type: http://www.loc.gov/loc.terms/relators/THS contributors_name: Kusumaningtias, Intan Tri contributors_name: Ono, Dipo Krishyudi contributors_name: Aminuddin, Ahsani Taqwim contributors_name: Adinugroho, Prasetyo corp_creators: Universitas Pakuan corp_creators: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya corp_creators: Prodi Ilmu Komunikasi title: REPRESENTASI BUDAYA LOKAL SEBAGAI STRATEGI GLOKALISASI DALAM VIDEO MUSIK “THE GUARDIAN OF NUSANTARA” KARYA ALFFY REV (ANALISIS SEMIOTIKA ROLAND BARTHES) ispublished: pub subjects: 26 subjects: P1 divisions: Pro_ikom full_text_status: public abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi budaya lokal dalam video musik The Guardian Of Nusantara karya Alffy Rev serta memaknainya sebagai strategi glokalisasi di tengah arus globalisasi yang berpotensi menggerus identitas budaya Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan interpretatif serta teknik analisis semiotika Roland Barthes yang mengkaji tataran denotasi, konotasi, dan mitos. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara, kemudian diuji keabsahannya melalui triangulasi teknik dengan seorang dosen Ilmu Komunikasi yang berkompeten dalam bidang komunikasi budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya lokal direpresentasikan melalui lima elemen, yaitu Candi Sukuh, Candi Plaosan, tari kolosal, pakaian adat, dan alat musik tradisional, yang secara konotasi memuat nilai sejarah, spiritualitas, toleransi, dan persatuan dalam keberagaman, serta secara mitos membangun narasi kebesaran dan keberlanjutan peradaban Nusantara. Selanjutnya, representasi tersebut dimaknai sebagai strategi glokalisasi melalui lima unsur, yaitu pengemasan budaya dalam format video musik modern, hibridisasi alat musik tradisional dengan musik elektronik, pemanfaatan platform YouTube sebagai sarana distribusi lintas batas, penggunaan struktur cerita universal untuk menjangkau audiens lokal dan global, serta keotentikan budaya lokal sebagai nilai kompetitif global. lokal Penelitian ini menyimpulkan bahwa fenomena tersebut lebih tepat dipahami sebagai glokalisasi daripada globalisasi, karena budaya lokal tidak melebur ke dalam budaya global, melainkan diadaptasi ke dalam standar produksi global tanpa menghilangkan keotentikan dan karakter lokalnya. Penelitian ini merekomendasikan agar kreator media, generasi muda, dan peneliti selanjutnya dapat menjadikan strategi ini sebagai acuan dalam melestarikan serta memperkenalkan budaya Indonesia ke kancah internasional. Kata kunci: budaya lokal, glokalisasi, representasi, semiotika Roland Barthes, video musi date: 2026-07-15 date_type: published pages: 88 institution: Universitas Pakuan department: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya thesis_type: Skripsi thesis_name: Sarjana citation: Riyani, Aika Khumaira and Kusumaningtias, Intan Tri and Ono, Dipo Krishyudi and Aminuddin, Ahsani Taqwim (2026) REPRESENTASI BUDAYA LOKAL SEBAGAI STRATEGI GLOKALISASI DALAM VIDEO MUSIK “THE GUARDIAN OF NUSANTARA” KARYA ALFFY REV (ANALISIS SEMIOTIKA ROLAND BARTHES). Skripsi thesis, Universitas Pakuan. document_url: http://eprints.unpak.ac.id/11246/1/AIKA%20KHUMAIRA%20RIYANI_044122328%20-%20ay%20mayra_compressed.pdf