Analisis Pengajuan Gugatan Perbuatan Melawan Hukum Dalam Rekonvensi Terhadap Gugatan Wanprestasi Dalam Konvensi (Studi Kasus Putusan Nomor 335.Pdt.G/2021/Pn.Jkt.Sel)

Gloria S. Sumbayak, Eva and Siswajanthy, Farahdinny and Perdana, Angga (2025) Analisis Pengajuan Gugatan Perbuatan Melawan Hukum Dalam Rekonvensi Terhadap Gugatan Wanprestasi Dalam Konvensi (Studi Kasus Putusan Nomor 335.Pdt.G/2021/Pn.Jkt.Sel). Skripsi thesis, Universitas Pakuan.

Full text not available from this repository.

Abstract

Het Herziene Indonesisch Reglement (HIR) tidak menentukan tentang adanya hubungan hukum antara gugatan konvensi dan rekonvensi, tetapi di dalam praktik apabila keduanya tidak ada hubungan hukum dirasakan amat janggal, sehingga dalam hal ini hakim dapat memisahkan antara kedua gugatan tersebut dan akan diperiksa sendiri-sendiri sebagai gugatan biasa. Gugatan rekonvensi pada hakikatnya merupakan kumulasi atau gabungan dua gugatan yang saling berhubungan. Penelitian ini akan menjelaskan pertama, tentang bagaimana pertimbangan hakim dalam Perkara Nomor 335.Pdt.G/2021/PN.Jkt.Sel, kedua, bagaimana analisis Putusan Nomor 335.Pdt.G/2021/PN.Jkt.Sel. kaitannya dengan pengajuan gugatan perbuatan melawan hukum dalam rekonvensi terhadap gugatan wanprestasi dalam konvensi dan ketiga, bagaimana perlindungan hukum bagi penggugat rekonvensi yang mengajukan perkara gugatan yang berbeda. Jenis penelitian yang digunakan dalam penulisan hukum ini adalah penelitian hukum normatif dan didukung dengan penelitian empiris yaitu wawancara dengan Hakim. Data penelitian dikumpulkan dengan cara studi pustaka yaitu dengan mencari peraturan-peraturan yang tertulis, penjelasan-penjelasan dan teori-teori dari buku, jurnal atau literatur yang berkaitan dengan topik, judul, maupun permasalahan yang diangkat dalam penelitian. Kemudian data yang diperoleh akan dijelaskan dalam bentuk keterangan dan penjelasan yang selanjutnya akan dikaji berdasarkan teori yang relevan dengan penelitian ini. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa pertimbangan hakim dalam putusan perkara Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Nomor 335.PDT.G/2021/PN.JKT.SEL., kaitannya dengan pengajuan gugatan perbuatan melawan hukum dalam rekonvensi terhadap gugatan wanprestasi dalam konvensi, hakim mempertimbangkan bahwa dalam konvensi gugatan mengenai wanprestasi sedangkan dalam rekonpensi ini mengenai perbuatan melawan hukum, maka dalil gugatan penggugat rekonpensi tidak bisa diajukan dalam gugatan rekonvensi. Analisis Putusan Nomor 335.Pdt.G/2021/PN.Jkt.Sel. kaitannya dengan pengajuan gugatan perbuatan melawan hukum dalam rekonvensi terhadap gugatan wanprestasi dalam konvensi, bahwa gugatan yang diajukan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan mempertimbangkan bahwasanya oleh karena dalam konvensi gugatan mengenai wanprestasi sedangkan dalam rekonpensi ini mengenai perbuatan melawan hukum, maka dalil gugatan penggugat rekonpensi tidak bisa diajukan dalam gugatan rekonvensi. Dalil gugatan rekonvensi tidak sama dengan dalil konvensi, maka gugatan rekonvensi penggugat rekonvensi haruslah dinyatakan tidak dapat diterima.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: Fakultas Hukum > Hukum > Wanprestasi
Fakultas Hukum > Hukum > Perbuatan Melawan Hukum
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: PERPUSTAKAAN FAKULTAS HUKUM UNPAK
Date Deposited: 16 Apr 2026 00:32
Last Modified: 16 Apr 2026 00:32
URI: http://eprints.unpak.ac.id/id/eprint/10653

Actions (login required)

View Item View Item